Personal Blog

Let`s Make Indonesia Great

Category: Travel

Hotel Pop Jogja dekat Malioboro

Hotel Pop Jogja dekat Malioboro

Bingung cari penginapan di jogja? Woah. Untung ketemu Pop! Hotel Malioboro. Mulai dari service, fasilitas, tempat makan dan ruangan kamar yang sangat nyaman buat menjadi pilihan yang tepat saat liburan ke Jogja.
Oh ya, disini banyak spot buat kalian yang suka foto – foto loh.

Baca Juga : Desa Visesa Ubud Bali

POP! Hotel Gandekan berlokasi di area yang strategis, dekat dengan Jl. malioboro yang terkenal sebagai ikon Yogayakarta. Selain itu juga dekat dengan stasiun tugu yang akan mempermudah mobilisasi anda. Bagi anda yang senang mendatangi tempat bersejarah, POP! Hotel Gandekan menjadi penginapan yang cocok bagi anda karena letaknya yang berdekatan dengan berbagai tempat bersejarah di Yogyakarta. Hotel ini juga dekat dengan pasar tradisional dan berbagai pusat perbelanjaan sehingga memudahkan anda dalam berbelanja.



Thanks @pophotels @tauziahotels for unique budget hotels.
—-
📍Pop! Hotel Malioboro
Jl. Gandekan No. 92, Sosromenduran, Gedong Tengeb. 55272
☎ 0274 6429711


—-
#imatpop #iamtauzia #popmalioboro#pophotel #yogyakarta #explore#exploreyogya #explorejogja
#travelwriter #travel #instatravel#travelgram #tourism #instago#passportready #travelblogger#wanderlust #ilovetravel#travelblogger #instapassport #postcardsfromtheworld #traveldeeper  #travelstroke #travelling #trip#traveltheworld #travelblog #instago#travelpics #tourist #wanderer#wanderlust #travelphoto

Baca Juga : Desa Visesa Ubud Bali

Jalan – Jalan ke Jepang – TRAVELNOTES

Deo’s Travel Journal
Jalan – Jalan ke Jepang / Japan – Travelnotes

Anyone wants to return to Japan again? This is the video that I made on my free time during my trip to Japan. #throwback I hope you enjoy the video, and don’t forget to SUBSCRIBE for more videos coming!

What do you think about my daily vlog?
Put a comment down below if you have any idea on what i should do on this daily vlog!
Will do better next time…
——-

follow my other social media
Instagram : @deocardi
Twitter : @deocardi
Facebook : www.fb.com/deocardi
YouTube : www.youtube.com/deocardi
——–
Thank you so much for supporting! 🙂
—–
EMAIL:
For collaboration please contact
inhandsagency@gmail.com
——-
Copyright @ 2017 – INHANDS AGENCY PRODUCTION

Desa Visesa Ubud Bali

Desa Visesa Ubud Bali

STORY

Honoring Past Traditions


Your Experience in Harmony, Healing Senses, Green Life and Luxury experience

Desa Visesa Ubud is a culturally inspired property designed to capture the essence of a Balinese village and satisfy curiosity about daily life on the island. The resort provides a unique opportunity to connect with a wealth of Balinese rituals and heritage. Honoring past traditions, Visesa offers a brand new level of luxury with soul.

Located in a scenic area said to have a unique holistic energy, Visesa Ubud is a resort of choice for meditation, spiritual retreats and healing senses. Privileged sanctuary exuding stillness and balance, Visesa is a sacred place where traditional Balinese ceremonies and real daily life are celebrated. Offerings and prayers converging towards the resort majestic temple pervade the entire property with an atmosphere of spiritual harmony.

The 66 villas and 40 suites of the Visesa Ubud radiate the charm and soothing ambience of the surrounding countryside. On a generous 6.5 hectare site with rice fields on the room doorsteps, the resort aims at retaining Ubud reputation as a privileged place to reboot mind, spirit and body for an entire new generation of Bali visitors.

LOCATION

📍 Banjar Bentuyung Sakti,, Jalan Suweta, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571, Indonesia
☎ : +62 361 2091788

YANS HOUSE HOTEL BALI

YANS HOUSE HOTEL BALI

See More : VW KOMBI BALI

Make it momerable @yanshousehotelbali

Elegant style in the exotic island of the gods. Enjoying an unbeatable location in the heart of the city. Yan’s House Hotel, Bali is a destination in itself. This room have 12 differents concept. Its cool. Do you get curious?

#makeitmemorable #yanshousehotelbali#foodchellatrip #foodinhands#foodchellatrip #thebaliguru #thebalibible#foodinhands #foodinstory#baligo#balıgofoodies #likeforlike#jktfooddestination #foodgasm#foodphotographer #foodies #vsco#culinary #menwithcuisines #balifoodies#beautifulcuisine #beautifuldestinations#bali @buzzfeedfood @foodvsco @food52@beautifulcuisines @thefeedfeed@linda_lomelino @_foodstories_@local_milk @foodinhands @foodinstory @beautifulhotels

See More : VW KOMBI BALI

LOCATION

📍 Jl. Kartika Tuban Kuta, Bali, Indonesia
☎ : (+62.361) 752 388

 

VW LIMO BALI BY BALI URBAN ADVENTURES

VW LIMO BALI BY BALI URBAN ADVENTURES

VW Limo Bali @vwlimobali by @baliurbanadventures

See More : Cosmic Diner Bali

This VW Kombi 1980 with Bombastic sound systrm, WiFi, cool LED Lighting and mini cooler box filled with soft drinks. Get new experience Foodchella Trip in Bali like Party in Bus.

See More : Cosmic Diner Bali

LOCATION

Jl. Raya Kedampang, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361, Indonesia

INSTAGRAM @vwlimobali @baliurbanadventure
WEBSITE : http://www.baliurbanadventures.com

Chapter 1 – My Holiday in Bali

Chapter 1 – My Holiday in Bali

Youtube Full Videos : Chapter 1 – My Holiday in Bali 

It’s a vacation video we made for you. So that you can be together motivated vacation with family. Like & Suscribe on this channel. This video made for fun. Enjoy !

airterjun

airterjungigit1

airterjungigit2

airterjungigit3

gustogelato

gustogelato1

myholiday

sunshine1

sunshine

sun3

sun2

sun1

sun0

mymom

mybro1

mybro2

bali1

bebekbengil

 

 

Read More : FUSION 2015 by FUSEJAKARTA COMMUNITY

7 Alasan Kenapa Kamu Harus Traveling Tanpa Rencana dan Bilang “Udah, Jalan Aja!”

Samdecanth.com – Sebagai penggiat jalan-jalan, kamu mungkin terbiasa mempersiapkan segala sesuatunya untuk pengalaman vakansi yang sebaik mungkin. Mulai dari transportasi, akomodasi, sampai itinerary, semua siap sebelum kamu berangkat. Sebuah itinerary bagi kamu wajib hukumnya, karena itulah yang membuat perjalananmu tetap di “jalurnya”.

Baca Juga : 11 Alasam Kenapa Traveling bukan buang-buang uang, namun justru menabung demi kesuksesan

Tapi, sesekali mengabaikan rencana perjalanan juga gak ada salahnya. Sebuah perjalanan yang tak direncanakan sampai ke detil-detilnya justru bisa membawamu ke sebuah petualangan seru yang berbeda dari perjalananmu yang sebelumnya. Nah, inilah beberapa alasan mengapa kamu perlu melakukan traveling yang spontan sesekali.

 

1. Kamu takut, nyalimu ciut. Namun saat akhirnya memulai perjalanan tanpa rencana, kamu pun sadar rasa takut itu cuma dalam benakmu saja

asdasd

Kalau kita bayangkan, traveling dengan riset yang ala kadarnya dan tanpa itinerary tuh kadang bikin kita segan untuk beranjak. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sering mengganggu benak kita: Nanti jalan ke sananya naik apa? Udah sampai sana tapi ternyata tempatnya ternyata gak asik gimana? Kalau ditipu scammer gimana?

Padahal, ketakutan-ketakutan yang kita rasakan sebelum berangkat itu gak selalu benar-benar ada. Ibarat sebuah lorong gelap yang gak pernah kita lalui sebelumnya, lorong itu membuat kita merasa takut. Padahal, ketika sudah dilalui, lorong itu ternyata gak seburuk yang kita kira.

 

 

2. Kamu terhindar dari ekspektasi yang terlalu tinggi. Setiap hal yang kamu temukan dalam perjalanan menjadi kejutan

ad

Saat melakukan perjalanan yang spontan, kamu meninggalkan semua ekspekstasimu di belakang. Kamu gak teracuni oleh foto-foto menarik yang muncul jika kamu meriset tempat itu. kamu gak punya prasangka apapun terhadap tempat yang akan kamu tuju.

Kamu mungkin akan kegirangan ketika suatu tempat ternyata eloknya bukan main. Tapi, kamu gak akan terlalu kecewa ketika tempat yang kamu tuju ternyata tidak sebagus yang ada di dalam foto. Bagimu, setiap hal yang kamu alami sepanjang perjalanan adalah kejutan yang menjadi bumbu pemanis tripmu.

 

 

3. Jika kamu traveling karena merindukan kebebasan, inilah saatnya kamu berbelok tanpa rasa terikat pada jadwal yang kamu susun sendiri

adas

Saat melakukan trip yang terencana dengan baik dengan itinerary yang lengkap, seberapa sering sih kamu memutuskan untuk belok ke tempat lain untuk mencoba menemukan kejutan yang ada di balik sebuah tikungan jalan? Mungkin tidak sering, karena kamu mempunyai jadwal untuk diikuti—apalagi jika kamu melakukan perjalanan bersama orang lain.

Padahal, sejumlah ide destinasi bisa muncul secara spontan saat kamu sedang di jalan. Tanpa adanya rencana yang pasti, kamu bisa berhenti atau belok sesuka hati ketika kamu menemukan sesuatu yang menggugah perasaan di tengah jalan. Lagipula, bukankah itu salah satu alasan kenapa kita traveling?

 

 

4. Kesulitan akan menghadangmu, tapi begitulah kamu dituntun menjadi traveler yang tangguh

kesul

Tentu saja, kamu akan menemukan sejumlah kesulitan di jalan. Penginapan yang penuh, transportasi yang gak oke, nyasar, sampai mungkin dihadapkan pada perlakuan yang gak menyenangkan dari beberapa orang warga lokal. Dari sinilah, nyalimu sebagai traveler ditempa. Kesulitan-kesulitan yang ada membuatmu menjadi lebih tangguh, dan kamu pun belajar percaya pada instingmu, bukan hanya pada itinerary yang kamu susun.

 

 

5. Berinteraksi dengan penduduk lokal kini tak cuma jadi basa-basi, kamu akan belajar banyak hal dari mereka karena kamu memang membutuhkannya

Interaksi dengan penduduk lokal

Saat kamu gak sengaja kesasar, ke mana kamu akan menanyakan arah? Ketika kamu ingin mengenal asal-usul suatu tempat yang kamu datangi, dari mana kamu bisa mencari tahu? Ketika kamu mengalami kesulitan, siapa yang akan kamu mintai tolong?

Sebuah perjalanan yang gak direncanakan bisa membawamu lebih dekat dengan masyarakat lokal. Bukan semata karena basa-basi, melainkan karena kamu butuh mereka. Terlebih, merekalah yang paling tahu daerahnya. Siapa tahu, kamu akan diarahkan ke tujuan yang lebih menarik dari tujuanmu sebelumnya dan jarang diketahui orang.

 

 

6. Perjalanan tak berencana adalah menambang pengalaman tak terduga. Pengalaman-pengalaman inilah yang menjadi cerita menarik untuk dibawa pulang

sadasd

Dengan mendatangi tempat-tempat yang sudah pasti keren, kamu bisa membawa foto-foto yang mengagumkan sebagai oleh-oleh. Tapi, sebuah pengalaman tak terduga dari perjalanan yang tak terencana memberimu oleh-oleh yang lebih menarik: sebuah cerita yang penuh bumbu kejutan. Tentunya, cerita macam ini lebih menarik untuk didengar daripada kisah perjalanan yang sudah bisa dibaca ke mana arahnya.

 

 

7. Pada akhirnya, rencana hanyalah rencana, toh Tuhan yang menentukan segalanya

sdas

Apakah akhirnya perjalanan yang direncanakan dengan sempurna bisa terlaksana seratus persen? Kenyataannya, rencana yang kamu buat gak selalu berjalan lancar. Akhirnya, Tuhanlah yang menentukan segalanya. Jadi, apa salahnya ketika kamu bepergian tanpa rencana di tanganmu? Melangkahlah tanpa perlu banyak mikir ini itu. Biar nasib yang menuntunmu.

 

Menyusun itinerary memang menimbulkan kepuasan tersendiri, tapi gak perlu terlalu terikat pada hal itu. Terkadang, petualangan yang sebenarnya datang dari sebuah hal yang gak direncanakan.

 

Baca Juga : 11 Alasam Kenapa Traveling bukan buang-buang uang, namun justru menabung demi kesuksesan

source by : http://goo.gl/bBUIRX

11 Alasan Kenapa Traveling Bukan Buang-Buang Uang, Namun Justru Menabung Demi Kesuksesan

Samdecanth.com – Traveler, pengelana, musafir, atau apapun sebutannya memang memiliki keunikan tersendiri dibanding kebanyakan orang. Para pengelana tak suka berdiam diri di satu tempat dalam waktu yang lama. Mereka selalu ingin membuka pintu dan segera melangkahkan kaki untuk keluar dari sarangnya.

Baca Juga : Tas Ransel

Seorang pengelana memiliki wanderlust, keinginan yang tak pernah berhenti untuk melihat dunia. Bagi mereka, tempat-tempat seganjil atau setersembunyi apapun bisa menjadi surga. Bagi beberapa orang yang tak mengerti, gaya hidup seperti ini bisa dianggap pemborosan, atau bahkan ugal-ugalan. Namun tahukah kamu bahwa sifat-sifat yang terpatri dalam diri para traveler justru bisa mendekatkan mereka pada kesuksesan?

 

1. Para traveler adalah pribadi yang paling alergi pada kenyamanan semu. Mereka mengimani bahwa pengalaman baru adalah sebaik-baiknya guru.

Tak betah berlama-lama di dalam rumah

Para pengelana sejati tak suka berlama-lama dalam comfort zone. Mereka selalu berusaha mencari tempat-tempat baru untuk dikunjungi, bertemu dengan sebanyak mungkin orang, tak jarang juga mereka menemui kesulitan beserta ketidakpastian di tengah perjalanan. Kendala bahasa dan budaya mungkin yang paling sering ditemui.

Namun karena ketidakpastian itu-lah yang membuat para pengelana memiliki banyak pengalaman, hingga mereka menjadi lebih banyak belajar. Mereka banyak mendapatkan ilmu dari perjalanan-perjalanan yang mereka lakukan.

 

 

2. Perubahan yang pasti datang takkan disambut dengan panik dan ketakutan. Perjalanan mengajarkan mereka menyulap kebahagiaan dari keadaan yang sebenarnya ‘sial’.

Ayo!

Baik atau buruk, perubahan pasti datang seiring zaman. Perubahan tersebutlah yang membawa manusia untuk dapat bertumbuh dan berkembang. Mental yang siap mengecap kesuksesan adalah mental yang rela memeluk perubahan.

Percaya atau tidak, sebenarnya para traveler adalah mereka yang paling siap menghadapi perubahan ini. Maklum, ketidakpastian selama perjalanan telah menempa mereka untuk menyambut apapun yang bergeser dari jadwal mereka secara suka cita. Pesawat delay? Biasa! Bensin habis? Santai aja! Ketemu orang yang nggak bisa bahasa Indonesia atau bahasa Inggris? Maklum saja, cari cara supaya mereka berdua bisa saling mengerti tanpa harus memakai bahasa yang sama! Kreativitas untuk menciptakan kebaikan dari keadaan-keadaan yang sebenarnya tak ideal inilah yang menjadikan mereka begitu siap menghadapi baik-buruk perubahan dari lingkungan mereka.

 

 

3. Kesuksesan hanya akan datang pada hati yang sabar. Cobalah tanya makna kesabaran pada mereka yang terbiasa makan mie instan karena uang harus ditabung demi liburan.

Dapat mengontrol emosi

Kesuksesan tidak datang secara instan. Ia hanya akan menjenguk ketika kita sudah kenyang makan kerja keras dan kegagalan. Karena itu, sukses hanya akan datang pada hati yang luar biasa sabar.

Cobalah tanyakan pada para traveler apa makna kesabaran. Mereka pasti sudah ahli! Dari harus makan mie instan demi membeli keril yang baru karena yang kemarin hilang di bagasi pesawat, bus kota yang terlambat berjam-jam dan ketika datang malah bau durian, harus berdesak-desakan seperti ikan sarden di dalam angkot… perjalanan yang mereka lakukan benar-benar “sekolah” untuk mengendalikan emosi dan membersihkan hati.

Ingat, sangat mudah untuk bersabar ketika kamu ada di rumah, nyaman dan aman dengan adanya keluarga. Jauh lebih susah ketika kamu harus bersabar dalam keadaan kamu tersesat malam-malam, tak punya orang yang dikenal di sekitar, sementara HP-mu mati dan tak ada tempat untuk mengecas di dekatmu.

Ketidakpastian-ketidakpastian seperti inilah yang hampir setiap hari dihadapi para traveler di jalan. Wajarlah jika ketika mereka sudah pulang, mereka akan menjadi pribadi yang lebih bersabar.

 

 

4. Mereka sopan dan mampu membaca berbagai karakter manusia. Wajar, karena keselamatan hidup mereka bergantung dari sana.

Mereka peka terhadap orang lain

Berkelana menuju tempat-tempat baru, bertemu dengan masyarakat lokal, dan hidup dengan cara mereka, membuat seorang pengelana memiliki wawasan bahwa tak semua kehidupan di dunia ini sama. Budaya dan nilai-nilai yang dianut-pun berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Bisa jadi suatu hal yang dianggap tak sopan pada daerah tertentu, malah dianggap wajar dan patut dilakukan di daerah lain.

Dengan mempelajari sifat-sifat dan karakter berbeda dari kebudayaan ini, membuat para pengelana mengerti betul apa yang harus dilakukan. Mereka dapat menyesuaikan diri. Karena pengetahuan ini pula, mereka tahu bagaimana caranya untuk menghadapi dan memenangkan hati orang-orang dari daerah tertentu. Mereka tak langsung mencap buruk sifat dan perilaku masyarakat.

 

 

5. Mereka yang selamanya akan biasa-biasa saja sebenarnya punya potensi untuk jadi berbeda. Sayang, rasa takut memenjarakan mereka. Tapi tidak ada traveler sejati yang boleh takut hati!

Berani menghadapi rasa takut

“Fear is the path to the dark side…fear leads to anger…anger leads to hate…hate leads to suffering.”

– Yoda –

Begitulah kata-kata yang dilontarkan master Yoda kepada muridnya, Anakin Skywalker dalam serial film Star Wars. Rasa takut memang wajar kita jumpai dalam kehidupan. Namun rasa takut yang berlebihan akan menuntun manusia kepada tindakan-tindakan destruktif yang merugikan diri mereka sendiri dan orang lain.

Mengurus visa, berhadapan dengan imigrasi, naik angkot di pedalaman, berjalan di taman kota yang asing, merupakan hal-hal yang biasa dilakukan pengelana. Mereka tak takut melakukan hal-hal tersebut seorang diri. Karena jika mereka takut, mungkin saat ini mereka masih duduk diatas sofa rumahnya yang nyaman, sambil menyesap teh manis di sore hari.

 

 

6. Kesuksesan menuntut keberanian untuk “berjudi”. Kamu menggadaikan apa yang kamu punya untuk imbalan yang lebih besar suatu hari nanti. Apa ada yang lebih berani mengambil risiko dari para traveler di dunia ini?

Berani mengambil resiko

Dalam melakukan perjalanan, kita dituntut untuk dapat membuat keputusan yang cepat. Mau pergi kemana? naik apa? apakah uang yang ada sudah cukup?

Disinilah intuisi dan kepekaan para pengelana diuji. Mereka dituntut untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Karena jika terlalu lama berpikir, mereka justru akan ketinggalan bus maupun pesawat. Karena terbiasa berpikir cepat ini-lah yang membuat mereka unggul dalam pengambilan keputusan.

 

 

7. Mereka tahu cara bernegosiasi untuk mendapat apa yang mereka inginkan. Kalau tidak, mana bisa mereka bertahan?

 

Jago nawar itu kebutuhan hidup!

Tawar-menawar harga angkutan maupun barang-barang di perjalanan mungkin sudah menjadi hal biasa bagi mereka yang memiliki uang pas-pasan untuk bepergian. Skill negosiasi-pun semakin dibutuhkan disini. Bagaimana caranya mendapatkan harga terjangkau untuk bisa sampai ke tujuan.

 

 

8. Diselamatkan setelah berkali-kali hampir celaka membuat mereka percaya pada kekuatan doa. Ketika masalah hidup menerpa, berpikir positif jadi kuncinya.

Richard Branson

Alih-alih merutuki nasib, seorang pengelana justru bisa melihat sisi positif dan peluang dari masalah yang sedang dihadapi. Bukannya mengeluh, mereka justru menghadapi berbagai masalah dengan kepala dingin. Mereka sadar bahwa mengeluh tidaklah dapat memecahkan permasalahan.

Oleh karena itu, biar bagaimanapun sebuah permasalahan harus dicari jalan keluarnya. Mereka terbiasa luwes dalam menjalani hidup, hal ini pula yang mengantarkan mereka menjadi pribadi yang memiliki kepercayaan diri tinggi. Mereka yakin akan kemampuan mereka. Kepercayaan diri ini-lah yang dapat membuat mereka mengandalkan diri mereka sendiri.

 

 

9. Menjadi penyimak yang baik adalah syarat sampai tujuan dengan selamat. Sifat ini pula yang akan mengantar para petualang menuju kesuksesan.

Kamu harus bisa menyimak keadaan sekitar

Dunia ini sudah penuh dengan manusia bermulut besar. Banyak bicara, selalu ingin didengar, namun enggan untuk mendengarkan. Bayangkan jika seorang pengelana  tak mau mendengarkan petunjuk serta nasihat dari orang-orang yang mereka temui dalam perjalanan, sudah pasti mereka tak akan sampai ke tujuan yang sebenarnya.

Menjadi pendengar yang baik artinya kita bisa mengosongkan semua pikiran yang ada dalam otak kita, dan mengisi-nya dengan ilmu dan pengetahuan baru dari orang lain. Ini menunjukkan bahwa kita tak pernah puas akan ilmu yang telah didapat, dan sebisa mungkin berusaha untuk menyerap informasi dari berbagai sumber.

 

 

10. Waktu yang tersedia dalam hidup ini hanya sekedip mata. Para petualang? Dipaksa berkeliling seluruh kota hanya dalam 2-3 hari saja, mereka tahu cara memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya

Tepat waktu

“Hidup ini hanyalah untuk mampir minum”

Ungkapan Jawa diatas memang cocok diterapkan di dalam kehidupan ini. Hidup adalah sebuah perjalanan, bisa diibaratkan kita sedang berhenti di rest area untuk sekedar melepas lelah dan menikmati bekal perjalanan. Setelah itu, kita perlu melanjutkan perjalanan kita lagi.

Para pengelana selalu memanfaatkan waktu yang mereka punya dengan sebaik-baiknya. Karena keterbatasan waktu, mereka tahu harus melakukan apa, untuk berapa lama. Waktu yang terbatas membuat mereka selalu menghargai tiap detik yang terbuang.

 

 

11. Mereka mungkin bukan golongan orang-orang kaya. Namun “sukses” jugalah tentang menciptakan hidup yang penuh tawa dan bahagia.

Meski tak punya banyak uang, mereka bisa menciptakan banyak tawa

Daripada pusing karena terus memikirkan problematika, lebih baik kita terus selalu berprasangka positif dengan Dia yang telah memberi kita hidup. Para pengelana sadar, merutuki masalah hanya akan menambah beban kehidupan mereka. Lebih baik menciptakan lebih banyak tawa daripada terus menerus-mengeluh

Demikianlah mengapa pengelana merupakan calon-calon orang sukses di masa datang.

Baca Juga : Tas Ransel

source by : http://goo.gl/fWnp4E

 

Powered by Foodinhands & Design by Inhands Agency

DAPATKAN INFO SEPUTAR DIGITAL BUSINESS, ENTREPRENEUR, MOTIVATION & INSPIRATION DARI DEO CARDI NATHANAEL
x
DAPATKAN INFO SEPUTAR DIGITAL BUSINESS, ENTREPRENEUR, MOTIVATION & INSPIRATION DARI DEO CARDI NATHANAEL
x