Kotagrosir.com – Tahukah Anda bahwa produk startup teknologi yang hebat, seringkali didefinisikan oleh keputusan-keputusan kecil yang kadangkala tidak terduga oleh foundernya sendiri. Keputusan ini bisa terjadi karena percobaan-percobaan yang dilakukan dengan berdasarkan pemahaman founder atau product manager atas behaviour user.

Baca Juga5 Tips Sukses Membangun Startup dari Bill Gates

 teacher-question

Berikut ini adalah beberapa contohnya yang dipaparkan oleh Josh Koppelman dari First Round Venture, perusahaan seed investment di Silicon Valley.

  1. Keputusan Twitter untuk tidak memiliki jumlah notifikasi read/unread, hasilnya kita tidak jenuh dengan banyak notifikasi dan tweet yang kita lihat berjalan dengan cepat.
  2. Keputusan uber yang tidak memperbolehkan user menjadwalkan jemputan di depan, hasilnya : fokus pada availability dan likuiditas 24/7
  3. Instagram tidak memperbolehkan external link untuk melihat foto di luar aplikasi Instagram, hasilnya : user mengkonsumsi semua konten di app.
  4. Pinterest memperbolehkan external link untuk setiap pin yang dibuat, hasilnya : user melihat Pinterest sebagai koleksi dari external konten, berbeda dengan Instagram.
  5. Path membatasi jumlah pertemanan hanya 150 (sekarang 500), hasilnya : membatasi jumlah teman = diskusi yang lebih intimate dan transparan.
  6. Ketika Anda berpikir perusahaan game menginginkan gameplay lebih banyak, Zynga memutuskan untuk membatasinya (hasilnya : meningkatkan Lifetime Value – user bermain terus). Notes : “gameplay” ini adalah variasi jenis permainan/misi dalam game. Game Zynga dikenal hanya memiliki sedikit variasi permainan tetapi memiliki level yang banyak.
  7. Facebook di awal berdirinya hanya membatasi user yang menggunakan domain email universitas.
  8. Di awal berdirinya Facebook hanya bisa dibuka oleh mahasiswa kampus Harvard, Facebook akan membuka akses untuk kampus lain apabila di universitas tersebut memiliki request yang cukup banyak (lebih dari 20% mahasiswa).
  9. Whatsapp tidak memiliki username.
  10. Google membuang segala sesuatu di search enginenya kecuali search box.
  11. Linkedin membatasi degree of network sampai batas tertentu (hasilnya : insentif kuat untuk mengembangkan network).
  12. Single button di iPhone, Single textbox di Google.
  13. Producthunt.com, startup yang meng-create conversation tentang produk-produk teknologi baru mengkurasi member komunitas tertentu yang bisa melakukan posting untuk menghindari dilution value (penurunan kualitas diskusi).
  14. Instagram melaunching product iPhone-first, tanpa website.
  15. Groupon dari awal memiliki email wall di websitenya untuk membangun ide daily deals yang dikirimkan lewat email.
  16. Linkedin awalnya tidak membuat banyak fitur untuk foto profile user atau fitur add more photos, membantu profile user terlihat lebih profesional, tidak terlalu social seperti Facebook.

479150608_1280x720

 Baca Juga5 Tips Sukses Membangun Startup dari Bill Gates

Semoga artikel ini bisa membantu Anda dalam membuat produk teknologi Anda menjadi besar.

Source by : http://goo.gl/pFXSiQ